Informasi

Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Pejabat Managerial Kota Payakumbuh, Pengakuan Atas Capaian Pembelajaran Sebagai Bentuk Pemenuhan Kompetensi Jabatan.

Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Pejabat Managerial Kota Payakumbuh, Pengakuan Atas Capaian Pembelajaran Sebagai Bentuk Pemenuhan Kompetensi Jabatan.

Sebanyak 83 (delapan puluh tiga) pejabat managerial yang terdiri Pejabat Pimpinann Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator Kota Payakumbuh mengikuti Sosialisasi Relaksasi RPL bersama Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Kamis, 17 September 2026 di Aula Josrizal Zain Lantai III Kantor Wali Kota Payakumbuh.
Program RPL merupakan alternatif pemenuhan kompetensi dalam bentuk memberikan pengakuan atas pengalaman dan pengetahuan yang telah dimiliki Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya bagi Pejabat Manajerial yang sudah menduduki jabatan namun belum berkesempatan mengikuti pelatihan Kepemimpinan. Melalui RPL ini setiap kesesuaian pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki ASN akan dinilai dan diakui sebagai bentuk pembelajaran. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Payakumbuh, Dafrul Pasi menyampaikan bahwa Relaksasi RPL merupakan peluang bagi Kota Payakumbuh untuk pemenuhan kompetensi manajerial. Selama ini Pelatihan kepemimpinan struktural yang bersifat konvensional memiliki keterbatasan, seperti kapasitas penyelenggaraan, durasi pelatihan cukup lama, biaya relatif tinggi, serta kurikulum yang seragam tanpa mempertimbangkan pengalaman kerja yang telah dimiliki oleh ASN.
Pemerintah Kota Payakumbuh berupaya merespon peluang ini, desain program ini sudah disampaikan kepada seluruh pejabat terkait di semua perangkat daerah. BKPSDM telah berkoordinasi dengan LAN RI dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Propinsi Sumatera Barat. Melalui relaksasi RPL ini pemenuhan standar kompetensi jabatan manajerial dapat dilakukan secara lebih efektif, efisien, dan adaptif terhadap kondisi nyata di lapangan.
Deputi Transformasi Pembelajaran LAN RI Dr. Tr. Erna Irawati, S.Sos., M.Pol.Adm., yang hadir sebagai Narasumber dalam Sosialisasi ini menyatakan bahwa faktanya kapasitas penyelenggaraan pelatihan managerial selama ini di setiap instansi sangat terbatas, hanya berkisar 3 sampai 8 persen dari seluruh pejabat, sedangkan semua ASN berhak mendapatkan sumber pembelajaran yang terbaik. Sehingga LAN akan mendukung Pemerintah Daerah dengan memperluas akses pembelajaran dan memastikan pemenuhan standar Kompetensi Jabatan terpenuhi bagi pejabat managerial melalui RPL. Kota Payakumbuh merupakan daerah pertama di Sumatera yang diberikan sosialisasi secara langsung oleh LAN RI, dan kami memberikan apresiasi atas atensi Bapak Wali Kota dan seluruh pihak terkait di Kota Payakumbuh ini.
Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta menyatakan kesempatan ini sangat penting karena ASN yang menduduki Jabatan Managerial dapat memperoleh pengakuan atas pembelajaran lampau mereka, sehingga tetap memenuhi Standar Kompetensi Jabatan Manajerial. Hal ini menunjukkan konsistensi pengembangan SDM aparatur yang terarah, berkesinambungan, dan sesuai dengan tuntutan zaman. ASN akan semakin siap menghadapi tantangan, semakin profesional dalam bekerja, dan semakin berkontribusi bagi kemajuan daerah serta pelayanan kepada masyarakat.

Kembali ke Daftar Informasi & Pengumuman